Pada saat pertama kali tiba ke Batam, dan stay di Hotel Zia Boutique saya mengalami kendala untuk mengisi daya baterai handphone dikarenakan jenis colokan listrik yang digunakan adalah jenis G yaitu colokan tiga kaki / tiga lubang yang biasa digunakan di Singapura. Lantaran lubang listrik ini berbentuk pipih / persegi Panjang 3 kaki, sedangkan jenis steker di Indonesia adalah bulat 2 kaki

Bagi setiap orang yang pertama kali datang atau berkunjung ke Batam, pasti akan mengalami kesulitan ketika akan menggunakan colokan listrik seperti ini dikarenakan belum memiliki adapter / sambungan dari jenis 3 lubang menjadi 2 lubang atau bisa dapat menggunakan Universal Adapter yang bisa dirubah bentuk sesuai kebutuhan. Jika kita belum memiliki adapter tersebut jangan khawatir, karena di Batam banyak yang menjual berbagai macam adapter mulai dari Rp. 7.500,- hingga Rp 200.000,-

Bagi sebagaian orang yang tidak ingin repot, mereka akan mencari cara supaya dapat mengakses jaringan listrik tersebut, seperti dengan cara mencongkel lubang yang pipih menjadi bulat. Menurut saya hal tersebut dapat merugikan semua pihak, dikhawatirkan jika terjadi perubahan arus atau “ngefong” akan dapat menimbulkan “kecelakaan“. Sebaiknya tetap gunakan konverter atau adapter untuk mempermudah menggunakan jaringan listrik selama di Batam. Semua tempat di Batam seperti Hotel, Perkantoran, Sekolah, Mall, Ruang publik, Rumah dan bahkan Kos pasti menggunakan colokan model internasional ini, sebaiknya persiapkan adapter setiap kemana pun anda pergi selama di Batam untuk mempermudah mengakses jaringan listrik tersebut.
Tidak lupa pula, matikan jaringan listrik yang tidak digunakan agar tidak boros listrik dan menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan